Layar Dakwah menggelar survei lapangan terhadap calon penerima program beasiswa korban bencana untuk memastikan bantuan pendidikan tepat sasaran. Kegiatan ini berlangsung pada 9–10 Januari 2026 di empat daerah, yakni Tamiang, Bireuen, Takengon, dan Tanjung Pura, dengan delapan anak yang telah terdaftar sebagai calon santri.
Tim survei turun langsung mendatangi rumah masing-masing calon penerima guna memverifikasi data serta melihat secara nyata kondisi keluarga dan tempat tinggal mereka serta mendengar latar belakang kondisi keluarga dan cerita saat bencana banjir menimpa.
Melalui survei ini, Layar Dakwah menilai kesesuaian calon santri dengan kriteria yang telah ditetapkan, yakni yatim, dhuafa, korban bencana, dan memiliki prestasi baik akademik maupun non akademik.
Koordinator survei, Ustadz Rifky, memimpin langsung proses verifikasi di lapangan bersama tim.
“Alhamdulillah kami sudah datang ke rumah calon santri penerima beasiswa. InsyaAllah ini menjadi kebaikan bersama, baik bagi anak yang menerima manfaat beasiswa maupun para donatur yang telah menyalurkan bantuannya,” ujar Ustadz Rifky.
Program beasiswa ini menyasar anak yatim dan dhuafa korban bencana sebagai bagian dari komitmen Layar Dakwah dalam mendorong terwujudnya pendidikan yang berkeadilan serta memperkuat nilai-nilai sosial dan kemanusiaan. Melalui tahapan survei ini, Layar Dakwah berharap bantuan pendidikan yang diberikan benar-benar menyasar anak-anak yang paling membutuhkan dan berhak menerima dukungan.

