Tentang Kami

PERKENALAN & SEJARAH LEMBAGA

Tidak semua anak lahir dalam keberuntungan: akses pendidikan layak, bimbingan agama, atau lingkungan yang mendukung tumbuhnya cita-cita. Dari keresahan itulah, Layar Dakwah lahir sebagai ikhtiar nyata menghadirkan pendidikan yang bukan hanya mengajar, tetapi juga merangkul, membina, dan memberdayakan.

Didirikan pada tanggal 21 Maret 2021 oleh Faisal Azhar dan ibunda, Masdania Zurairah. Layar Dakwah bukan sekadar lembaga. Ia adalah wujud cinta dan wakaf keluarga. Rumah keluarga dijadikan bangunan awal berdirinya Mahad Tahfidz Kejuruan, program pendidikan gratis bagi anak-anak yatim, dhuafa, dan kurang mampu, yang memadukan hafalan Al-Qur’an dengan keterampilan hidup.

Momen peletakan batu pertama dipimpin langsung oleh Syeikh Muhammad Jaber, yang turut menguatkan langkah awal perjuangan ini.

Dari satu rumah sederhana di Medan Johor, Layar Dakwah kini tumbuh dengan lima program utama : Mahad Tahfidz Kejuruan, Markaz Penghafal Al-Qur’an, Griya Qur’an Cendekia, SEUSIA (Sekolah Untuk Lanjut Usia), dan Program Kajian & Sosial Masyarakat. Semuanya berfokus pada pemberdayaan umat, pembinaan berkelanjutan, dan penguatan nilai-nilai Qur’ani.

Kami percaya, perubahan besar tidak selalu lahir dari lembaga besar. Tapi dari niat yang tulus, tim yang ikhlas, dan doa yang terus terpanjat. Dan hari ini, layar itu telah terbentang. Ia butuh awak, sahabat, dan penumpang baru.

Mari bersama kita berlayar. Menanam amal jariyah. Membangun peradaban.

Visi

Peradaban Islam tidak dibangun hanya dengan kemegahan bangunan, tetapi dengan kekokohan iman, ilmu, dan akhlak generasi mudanya. Karena itu, Layar Dakwah hadir dengan visi besar ;

Menjadi lembaga terdepan dalam membangun peradaban Islam melalui pendidikan Al-Qur’an, dakwah, dan pembinaan generasi muda yang berkarakter Qur’ani dan mandiri.

Melahirkan para pemimpin yang membawa cahaya Al-Qur’an dalam tutur kata, sikap, karya, dan kontribusi sosial. Generasi yang bukan sekadar cerdas, tapi juga lembut hatinya, kuat tekadnya, dan luas manfaatnya bagi umat.

Misi

Menjalin Kemitraan Strategis

Kami membangun jembatan kolaborasi dengan masyarakat, donatur, korporasi, serta berbagai lembaga yang memiliki kepedulian yang sama. Karena kami yakin, perubahan tidak bisa dikerjakan sendiri, ia harus bersama, harus berjejaring. Inilah cara memperluas jangkauan dan dampak dari setiap program dakwah dan pendidikan yang kami jalankan.

Membangun Ekosistem Pendidikan Qur’ani

Kami merancang lingkungan belajar yang tidak hanya fokus pada akademik, tapi juga menanamkan ruh tarbiyah. Dari sinilah tumbuh para kader ro’i (pemimpin), da’i (pendakwah), dan murobbi (pembina umat) yang tangguh, mandiri, dan hidup dengan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai kompasnya.

Mengelola Amanah Ummat secara Profesional

Kami menghimpun dan menyalurkan dana zakat, infaq, dan sedekah dengan prinsip amanah, transparan, dan profesional. Setiap rupiah disalurkan untuk mendukung program-program yang benar-benar menyentuh kebutuhan ummat : pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan sosial yang terukur dan berdampak.

MAKSUD

Setiap gerakan yang dilakukan Layar Dakwah bukan sekadar program yang berjalan, tetapi bagian dari visi besar untuk menghadirkan perubahan. Maksud utama kami adalah membangun ekosistem pendidikan dan dakwah yang terintegrasi, yang mampu menjangkau dan memberdayakan generasi dari berbagai latar belakang sosial, khususnya mereka yang selama ini tertinggal dari akses pendidikan dan pembinaan ruhani.

Kami ingin menghadirkan lembaga yang bukan hanya mendidik pikiran, tapi juga membangun hati, karakter, dan kemandirian hidup. Layar Dakwah tidak dibangun atas dasar mencari prestise, tetapi atas dasar kepedulian dan keinginan untuk menjadi jembatan antara potensi umat dan cita-cita peradaban Islam

01.

Memberikan akses pendidikan gratis dan bermutu bagi anak-anak yatim, dhuafa, dan masyarakat kurang mampu, dari jenjang SMA hingga sarjana.

02.

Melahirkan generasi Qur’ani yang unggul, baik dalam hafalan, pemahaman agama, akhlak, dan keterampilan hidup.

03.

Membentuk kader pemimpin umat, yang mampu berperan sebagai da’i, guru, penggerak masyarakat, dan pejuang dakwah yang mandiri.

04.

Menghidupkan peran masjid dan keluarga sebagai pusat peradaban, melalui program pembinaan lintas usia dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

05.

Membangun kemandirian lembaga dan para santri, melalui pengembangan program ketahanan pangan dan wirausaha sosial yang berkelanjutan.

06.

Menjadi jembatan kolaborasi antara masyarakat, lembaga, perusahaan, dan siapa pun yang ingin berkontribusi dalam perjuangan pendidikan dan dakwah.